Semenjak menjadi ulat
Senyum dan tatapmu hanya sekali kulihat
Saat angin mengalir disela dedaunan
Kau menunduk sambil sesekali mencuri lihat
Dan enTah kenapa
Sebuah pohon yang kita sebut rumah
Tiba tiba saja ambruk kedalam monster besi beroda enam
Bunyi gergaji membuat kita ngeri
Menderu menyisakan asap dan debu
Hari ini, aku pasti merelakan dirimu
Kutempuh semua perjalanan, melewati musim dan cuaca
Aku bermeditasi mencari persejatian diri
Melalui hidup metamorfosa
Meninggalkan jasad hingga musnah
Aku pun terbang melintasi dedaunan
Aku menemukanmu dengan warna indah
Kita hinggap pada ranting yang sama
Belum sempat aku menyapamu...
Ada jejaring menjera kita, ada cairan membasahi tubuh kita
Perlahan kita membeku
Sebelum berakhir sempaat kucatat :
Kita berada dalam rumah kaca selamanya..
Kamis, 23 September 2010
Home »
GoresaN Pena
»
Related Posts:
Oase KehiDupan“Shany. Bisakah Kau melupakan taubat dan orientasi hidupmu sejenak, kemudian kembali menikamati tubuhku dua hingga tiga hari saja? Aku benar-benar membutuhkan uang. Aku tunggu kehadiranmu di kota Kairo.” Sms dari Haifa. Suda… Read More
Untuk Putra PutrikuBetapa teriris hati ini Melihatmu asyik dengan duniamu Tak kulihat kepolosan di wajahmu yang nampak justru kepalsuan Miris hati ini melihat masa depan Saat etika ketimuran ta' lagi kau miliki Akankah ibu pertiwi makin terpuru… Read More
Coretan-KU..,Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur ? ,Kenapa kita menutup mata ketika kita menangis ? ,Kenapa kita menutup mata ketika kita membayangkan sesuatu ? ,Kenapa kita menutup mata ketika kita berciuman ? ,Hal hal yang terin… Read More
2 kupu kupu diranting yang samaSemenjak menjadi ulat Senyum dan tatapmu hanya sekali kulihat Saat angin mengalir disela dedaunan Kau menunduk sambil sesekali mencuri lihat Dan enTah kenapa Sebuah pohon yang kita sebut rumah Tiba tiba saja ambruk kedalam mo… Read More
Aku Menunggumu StrawberriiDimana waktu tlah berhenti Aku kan kembali menunggu mu di sini Sayangnya malam membawa ku pergi Hanya dapat ku sesali musim tlah berganti Tak ada yang bisa membuatku kembali … Senja kali ini aku tak melihatmu lagi Di jalan M… Read More
Puisi yang indah dan romantis.
BalasHapusPak Rasyid : Matur Suwun nggih Pak ^^
BalasHapus